Perempuan yang telah memasuki masa dewasa pasti mengalami haid. Adakalanya datang bulan tersebut lancar dan tidak terasa sakit. Namun, adakalanya pula haid membawa serta nyeri pada perut. Bagaimana cara mengatasinya?
Sebelumnya, perlu digarisbawahi bahwa nyeri haid adalah perkara normal yang dialami wanita yang sedang datang bulan. Luruhnya sel-sel telur yang tidak dibuahi kadang memang menyebabkan kontraksi kecil pada rahim, sehingga terasa nyeri pada perut bagian bawah.
Gejala nyeri haid yang dialami setiap wanita kadang berbeda. Ada yang merasa kepala pusing berkunang-kunang, bagian bawah perut kaku dan kram, diare, mual muntah, sampai merasa ingin pingsan.
Selama nyeri tersebut masih dalam batas wajar, ladies tidak perlu khawatir. Yang perlu diwaspadai adalah ketika nyeri menjadi tak tertahankan, berkepanjangan, dan darah yang keluar dalam jumlah banyak. Untuk kondisi yang satu ini, ladies, sebaiknya kamu memeriksakan diri ke tenaga medis.
Nyeri haid normal akan berangsur hilang dengan sendirinya setelah 2-4 hari. Namun, daripada sering mengernyit menahan sakit, ada beberapa cara yang bisa ladies coba untuk mengatasinya.
- Kompres hangat
Kompres hangat pada daerah yang nyeri dapat membantu meredakan nyeri. Ambil handuk bersih, celupkan ke dalam air hangat, peras, kemudian tempelkan ke perut bagian bawah. Kenaikan suhu pada daerah yang nyeri bisa melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lancar.
- Minum air hangat
Untuk membuat perut nyaman, minumlah air hangat. Hindari mengkonsumsi minuman berkafein, alkohol, dan mengandung gula tinggi agar nyeri haid tidak bertambah parah.
- Lakukan pemijatan
Lakukan pemijatan ringan pada area perut bawah. Ladies bisa menambahkan baby oil (minyak bayi) atau minyak aroma terapi ke sekitar perut, lalu pijat pelan searah jarum jam. Namun, ingat, perut adalah daerah yang sangat sensitif, sehingga ladies tidak dianjurkan memijat dengan sembarangan atau terlalu menekan.
- Mandi air hangat
Selain membuat tubuh rileks, mandi air hangat juga bisa membuat aliran darah lebih lancar, sehingga nyeri sedikit berkurang.
- Hindari pakaian ketat
Pakaian yang terlalu ketat, terutama pakaian bawah, jelas tidak nyaman dikenakan. Tubuh juga tidak leluasa bergerak. Saat nyeri haid, pakaian ketat menambah kesan menekan yang bisa memperparah kondisi ladies.
- Istirahat cukup
Bagi ladies yang bekerja dan disediakan cuti haid, jangan sia-siakan. Istirahatkan tubuh dan pikiran dengan menyingkirkan beberapa aktivitas untuk sementara. Pikiran yang tenang akan mampu meredakan nyeri dari dalam.
- Olahraga ringan
Jika sakit perut ladies tidak terlalu mengganggu, lakukan olahraga ringan agar peredaran darah lancar dan nyeri sedikit mereda. Jalan-jalan pagi, joging, dan bersepeda adalah olahraga ringan yang bisa ladies pilih untuk mengurangi nyeri.
- Atur posisi nyaman
Posisi duduk dan berbaring yang tidak nyaman akan memperparah nyeri. Sebaiknya, jika nyeri terasa memuncak, posisikan tubuh seperti bersujud atau menungging. Posisi rahim yang menggantung ke bawah akan membuat kram dan kaku sedikit berkurang.
- Minum kunyit asam
Ramuan tradisional ini dipercaya mampu memerangi nyeri haid yang ladies derita. Bubuk kunyit asam dapat dengan mudah ladies beli di toko obat herbal atau jamu tradisional. Jika ingin membuat sendiri di rumah pun gampang. Parutlah kunyit sampai lembut, beri segelas air, kemudian peras. Tambahkan asam jawa dan gula merah, lalu rebus hingga mendidih.
- Konsumsi obat pereda nyeri
Jika nyeri tak kunjung mereda bahkan setelah melakukan cara-cara di atas, ladies bisa coba obat pereda nyeri yang dibeli di apotek. Obat yang aman untuk meredakan nyeri haid adalah anti-inflamasi non-steroid (NSAID), seperti asam mefenamat dan ibuprofen.









