Sebagian besar orang berusaha untuk menghindari paparan sinar matahari. Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari takut kulit menjadi hitam, takut terkena kanker kulit, tidak tahan dengan sengatan panasnya, dan masih banyak lagi lainnya. Akan tetapi, sebenarnya tubuh kita membutuhkan sinar matahari. Apa saja sih manfaat sinar matahari bagi tubuh?

Meningkatkan Produksi Vitamin D

Tubuh membutuhkan sinar matahari untuk merangsang produksi vitamin D. Vitamin D berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus dan mentransfer kalsium melintasi membaran sel, sehingga dapat menguatkan tulang.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Healeth Organization (WHO) menyarankan agar Anda mendapatkan paparan sinar matahari setidaknya 5 sampai 15 menit di lengan, tangan, dan wajah sekitar 2-3 kali seminggu untuk mendapatkan vitamin D yang cukup.

Mencegah Kanker, Osteoporosis, dan Diabetes

Karena sinar matahari membantu merangsang produksi vitamin D, ini artinya ada banyak penyakit yang bisa dicegah. Kok bisa? Berbagai penelitian telah menemukan bahwa vitamin D mampu melindungi tubuh dari berbagai penyakit seperti kanker (seperti kanker paru-paru, prostat, dan kulit), osteoporosis, rakhitis, dan diabetes.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Saat terpapar sinar matahari, tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang membantu menangkal infeksi dan berbagai penyakit akibat bakteri, jamur, dan virus. Oleh karena itu, Anda perlu mendapat paparan sinar matahari yang cukup untuk mempertahankan daya tahan atau kekebalan tubuh Anda.

Memperbaiki Mood dan Mencegah Depresi

Sinar matahari juga dapat merangsang produksi hormon serotonin, sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur suasana hati dan berperan dalam meningkatkan perasaan bahagia, tenang, dan fokus.

Kurangnya paparan sinar matahari telah dikaitkan dengan penurunan serotonin yang dapat menyebabkan Seasonal Affective Disorder (SAD), yang merupakan bentuk depresi yang dipicu oleh perubahan musim. Oleh karena itu, sinar matahari dapat mengurangi gejala depresi dengan cara melepaskan endorfin yang merupakan suatu anti-depresan alami dalam tubuh.

Membuat Tidur Lebih Nyenyak dan Berkualitas

Paparan sinar matahari yang cukup di siang hari dan kegelapan di malam hari dapat membantu Anda mempertahankan ritme sirkadian, yang mengatur jam biologis tubuh Anda untuk tidur, tetap normal.

Dengan terpapar sinar matahari, produksi melatonin pun meningkat. Melatonin adalah suatu hormon yang diproduksi oleh kelenjar pinea-organ tubuh berukuran seperti kacang kecil yang ditemukan di dasar otak. Melatonin sangat dibutuhkan untuk mengatur jam biologis tubuh Anda.

Meski telah mengetahui manfaat sinar matahari bagi tubuh yang begitu luar biasa, Anda mungkin bertanya-tanya, kapankah sebaiknya kita berjemur untuki mendapatkan sinar matahari yang baik dan tidak membahayakan itu? Para ahli kesehatan menyarankan untuk berjemur di bawah jam 10 pagi. Dan, hindarilah terkena paparan sinar matahari pada rentang waktu antara jam 10 pagi hingga 4 sore.

Selamat berjemur.

LEAVE A REPLY